Category: Cerita Karya Anak

  • Kisah Peri Bunga

    Suatu hari di Negeri Peri,ada 3 Peri yang sedang bermain di ladang bunga, yaitu Peri Mawar, Peri Melati, dan Peri Sakura. Mereka bertiga sering dijuluki “Peri Bunga”, mereka bertiga juga memiliki kekuatan sihir yang sangat kuat, melebihi kekuatan seorang peri jahat bernama Raflesia. Sebenarnya, kekuatan Raflesia juga kuat, tetapi Raflesia berbau sangat tidak enak, sehingga semua orang menjauhinya. Saat Peri Bunga sedang bermain, Raflesia menjebak Peri bunga hingga Peri Bunga terluka, lalu Raflesia berkata:

    “Hahaha, akhirnya,aku bisa menjebak kalian.”kata Raflesia. Lalu peri bunga berkata :

    “Lepaskan kami, kami akan membiarkanmu menyerap bau harum dari tubuh kami jika kamu berhasil mengalahkan kami.” kata Peri Bunga.

    “Baiklah jika itu yang kalian inginkan” kata Raflesia.

    Setelah cukup lama mereka bertarung, akhirnya Raflesia pun kalah ,

    “Baiklah, aku akan membebaskan kalian”Kata Raflesia. Peri Bunga pun bebas.

    Esok harinya, Ratu Peri mengumpulkan seluruh warga Negeri Peri di halaman Istana.

    “Siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaanku,akan ku ajak tinggal bersama di IstanaPeny” Kata Ratu.

    Di rumah Peri Mawar, Peri Melati, Peri Sakura, dan tentu saja Peri Mawar sedang membicarakan tentang sayembara Ratu Peri.

    “Bagaimana kalau kita mengikuti sayembara itu?” Kata Peri Mawar.

    “Boleh saja,apa kamu setuju Sakura?” kata Peri Melati.

    “Aku sih mau, tapi emm…..”Belum selesai Peri Sakura berkata, Peri Mawar langsung memotong pembicaraan Peri Sakura

    “Tapi apa?” kata Peri Mawar

    “Tapi kan kita nggak tau apa pertanyaan yang akan diberikan oleh Ratu Peri.” Kata Peri Sakura

    “Udah nggak papa, kan kita harus mencoba. Don’t left the chance friend….” Kata Peri Mawar.

    “OK” kata Peri Sakura

    Saat Lomba dimulai……..

    Masih belum ada yang berhasil menebak 3 pertanyaan Ratu Peri. Akhirnya tiba juga kesempatan Peri Bunga, ternyata,masing-masing peserta harus bisa menebak pertanyaan Ratu Peri dalam waktu 10 detik Setiap pertanyaan.

    Pertanyaan Pertama:

    “5 x 10 – 15 + 3 x 0 =” kata Ratu Peri.Dengan Cepat, Peri Mawar menjawab:

    “Jawabannya 0 Ratu” Kata Peri Mawar.

    “Bagaimana Caranya?” Tanya Ratu Peri

    “Semua angka yang dikalikan dengan angka 0 hasilnya pasti 0” Jawab Peri Mawar.

    “Ya,Jawabannya Benar.” Kata Ratu Peri.Pertanyaan Kedua:

    “Mana yang lebih dulu,ayam atau telur?” kata Ratu Peri. Dengan cepat, Peri Melati Menjawab:

    “Jawabannya ayam Ratu” Kata Peri Melati.

    “Bagaimana caranya?” Tanya Ratu Peri.

    “Karena dari ayam dan telur, yang disebutkan terlebih dulu adalah ayam, jadi jawabannya adalah ayam.” jawab Peri Melati panjang lebar.

    “Ya, benar sekali.” Kata Ratu Peri.Pertanyaan Ketiga:

    “Tanggal berapa aku mengumumkan sayembara ini?” tanya Ratu Peri.

    Peri Bunga pun bingung dan akhirnya Peri Flamboyan menjawab:

    “Tanggal ony bulan many tahun dua ribu eleveny (Kalender Negeri Peri) pukul teny” Kata Peri Flamboyan.

    “Selamat !Kalian bisa tinggal di Istana Peny denganku….” Kata Ratu Peri.

    “Tapi, apa keluarga kami bisa ikut tinggal disini?” Kata Peri Bunga.

    “Tentu saja bisa, ajak keluargamu kesini, tapi, hanya keluarga inti saja ya….”

    “Baiklah Ratu Peri.” Kata Peri Bunga. Kini, Peri Bunga telah hidup bahagia di Istana Peny, tetapi, Peri Raflesia yang jahat telah memasang jebakan untuk Peri Mawar.Tapi, Peri Mawar berhasil bebas dari jebakan Peri Raflesia karena sebetulnya Peri Mawar telah mengetahuinya dan akhirnya Peri Raflesia terjebak di dalam jebakannya sendiri. Peri Raflesia pun dipenjara di Penjara Bawah Tanah di Istana Peny.

    “Ratu, bebaskan saya, saya tidak akan jahat lagi.” Kata Peri Raflesia

    “Ratu, bebaskan dia, kasihan kan, dia juga sudah berjanji.” Kata Peri Bunga

    “Baiklah, kamu akan kubebaskan dan kamu boleh tinggal di Istana Peny dengan syarat kamu tidak boleh jahat lagi.” Kata Ratu Peri

    “Ya, Ratu.” Kata Peri Raflesia.

    Kini, Peri Raflesia tidak jahat lagi dan suka menolong semua orang.

    Princess Kate [princesskt36 @gmail.com]

    Diedit oleh: Kak Jito

  • Bunga-bunga Alysa

    Alysa suka sekali menanam bunga. Bunga-bunganya indah dan harum. Alysa juga suka memberi bunga pada teman-temannya. Saat Alsie ulang tahun, Alysa memberikan sekuntum melati untuknya. Venesa dikasih mawar, Clareta dikasih marigold, Anastasia dikasih euphorbia dan Lala dikasih alamanda. Alysa juga suka mengajak kakaknya, Calisia, merangkai bunga. Itulah sekilas cerita tentang bunga-bunga Alysa.

    Michelle Angeline [michelle.angeline11 @gmail.com]

  • Bintang Peliharaan

    Malam mulai menjelang bulan sudah bersinar dengan terang, eh ternyata sekarang bulan purnama, bintang bertebaran di mana-mana menambah keindahan malam. Ketika itu ada tiga sahabat yang sedang bermain di halaman rumah mereka adalah Ketty, Kennith, dan Angel. Mereka sedang bermain polisi-polisian.

    “Hompimpa alaium gambreng” kata mereka serempak.

    “Ye… Aku sama Angel jadi” seru Ketty.

    “Ini barang bukti nya” kata Angel

    Tiba – tiba…..

    “AAAA……… AWAS ADA BINTANG JATUH………..” teriak Kennith histeris.

    “Dimana?” tanya Ketty dan Angel serempak.

    “Itu …..yuk kita dekati “ ajak Kennith

    “Yuk…” kata Angel

    Bintang yang jatuh tadi mengeluarkan sinar dengan terang……..kerlap-kerlip seperti cahaya lampu.

    Aku pegang ya” kata Kennith agak takut.

    “Ba…. ba…. baiklah” jawab Angel agak gugup

    “Waw bintang ini jinak” seru Kennith. “Emangnya binatang apa?” tanya Angel.

    “Tidak maksudku bintang ini tidak beraktivitas lagi alias mati.

    Kita pelihara saja tidak apa – apa kok” kata lebar Kennith.

    “Coba Kamu pegang” kata Kennith

    Tiba-tiba setelah ketty memegang bintang tersebut, ketty bisa melayang di udara.

    WA.. AKU TERBANG…” teriak Ketty.

    “KETTY TURUNLAH….” teriak Kennith.

    “Seru lho mau coba?” tanya Ketty.

    “Mau” kata Angel mengacungkan jari telunjuknya.

    “Ini” jawab Ketty. KRING….. KRING…. “Wah waktunya tidur malam!” seru Angel.

    Didalam kamar mereka main bersama bintang.
    Wah seru ya? Siapa mau coba?

    Bintang Peliharaan

    Lintang zahra maharaniy [lintangzm @yahoo.co.id]

    Diedit oleh: Kak Jito

  • Anak Yang Sombong

    Suatu pagi, ada seorang gadis bernama Vita yang akan berangkat sekolah.

    Siang harinya, bel sekolah berbunyi, waktunya untuk beristirahat.

    Saat beristirahat di kantin, Vita makan bersama teman-temannya yang bernama Ayu dan Angel. Vita berkata “Eh, kamu tahu tidak, aku nanti siang akan ke Citos bersama ibuku untuk membeli gelang silly band yang banyak.”

    Sepulang sekolah, Vita pergi ke Citos untuk membeli gelang silly band.

    Sorenya, di taman, Vita memamerkan gelang silly band-nya kepada Ayu dan Angel, lalu Angel berkata, “Vita, kamu jangan sombong dan pamer seperti ini karena kita berdua tidak suka orang yang sombong dan pamer seperti ini.”

    Ayu berkata, “Iya Vita, dan kita juga tidak bermaksud mengomeli atau memarahi kamu, tapi kita hanya ingin memberitahu kamu saja kalau kita tidak suka orang yang pamer dan sombong.”

    Lalu malamnya Vita merasa sedih sekali karena Ayu dan Angel tidak suka dirinya. Vita berjanji, ia akan berkata kepada Ayu dan Angel kalau ia tidak mau menjadi anak yang sombong atau suka pamer lagi.

    Hai, namaku Marsha Adzanie Poetry. Aku biasa dipanggil Marsha. Aku lahir di Jakarta, tanggal 2 Maret 2001. Sekolahku di Sekolah Cikal kelas 3C. Hobiku adalah menggambar, menulis, dan membaca buku atau cerpen.

    Perasaanku saat menulis cerpen ini senang karena aku suka menulis membuat cerpen. Pesan moral dari cerpenku ini adalah jangan sombong kepada orang lain. Sikap yang kutunjukkan saat membuat cerpen ini adalah kreatif karena aku menggambar ilustrasinya dengan kreatif. Profil yang kutunjukkan saat mengerjakan cerpen ini adalah pemikir karena aku memikirkan apa pesan moral dari ceritaku.

  • 5 Sahabat Topi

    Seperti biasa, Dovi, Divo, Me Me, Endri, dan Vido selalu bermain bersama tiap setelah belajar malam bersama. Para 5 sahabat topi itu kadang bermain lompat tali, Sembunyi-sembunyian, benteng-bentengan dan bulu tangkis. Tapi, hari ini lain. Rupanya saat Me Me Mengajak bermain lompat tali, Endri mengajak mereka bermain gobak sodor. “Hei teman-teman, ayo kita main lompat tali!”ajak Me Me si topi coklat muda, “Nggak seru ah, aku udah bosan!” tolak Endri si topi biru” Mending main gobak doros e.. salah! yang benar gobak sodor!”. Semua langsung kebingungan sejak Endri ngajak main gobak sodor. “We…. Gobak sodor tu apa?” tanya Dovi si topi merah muda. Endri pun menjelaskan cara bermain dan aturannya. “Semua paham?”tanya Endri. “Paham!” Jawab mereka serempak.

    “Bai….k em… sekarang kita…. mmm….”bingung Vido si topi merah, “Hhhh… sekarang kita hompimpa dulu!” Jawab Divo si topi ungu, “Karna aku yang sudah bisa, jadi kalian yang main” kata Endri. HOMPIMPA ALAIUM GAM..BRENG…!!. Ternyata, di tim 1 ada Vido dan Dovi, dan tim 2 ada Me Me dan Divo. “Baik, salah satu kepten tiap tim harus suit dulu! Yang menang yang main dulu!”. Akhirnya mereka bermain sampai jam delapan, Karena mereka sudah lelah. Setelah itu merekapun tidur.

    Cendika Pratama [cen_sah_pratama @ymail.com]

  • Kappa Yang Iri

    Suatu hari Rustin sang serigala pergi ke hutan dengan Pier sang macan untuk mencari makanan. Mereka mendapat daging kambing yang sangat lezat. Dalam perjalanan menuju rumah, mereka menemui Kappa sang harimau. Kappa tidak mendapatkan apa-apa untuk dimakan. Kappa menjadi iri dengan Pier dan Rustin. Saking irinya Kappa menyuruh Soni sang kelinci untuk mencuri makanan Pier dan Rustin. Karena takut Soni pergi dan mencuri daging kambingnya Pier dan Rustin.

    Pier menyadarinya dan segera memberitahu Rustin. Tidak lama kemudian mereka membuat jebakan untuk Kappa supaya mereka bisa mengambil kembali makanannya. Kappa terjebak dalam jebakan yang disiapkan oleh Pier dan Rustin. Pier dan Rustin segera mengambil makanannya mereka kembali. Setelah mereka mengambil makanannya kembali, mereka melepaskan Kappa karena Kasihan. Lalu Rustin menasehati Kappa, ”makanya kalau mencari makan yang sungguh sungguh, jangan mencuri makanan orang lain. Jangan cepat menyerah. Kalau gagal cobalah terus sampai berhasil”. Kappa kini mengerti dan tidak akan menyerah lagi untuk mencari makanan. Setelah itu semuanya berteman dan tidak akan mencuri makanan masing-masing lagi.

    Pesan Moral :

    Jangan mudah berputus asa untuk mendapatkan sesuatu asalkan kita giat dan melakukan sesuatu dengan baik tentu apa yang diinginkan dapat tercapai.

    Karya : Putra Derinda
    Kelas 5 SD, Sekolah Bina Nusantara Jakarta
    Edited by Kak Jito

  • Menemani Adik Bayi

    Pagi ini adikku bangun pagi. Adikku masih bayi. aku disuruh Ibu untuk Menemani menemani adikku karena Ibu akan pergi ke pasar untuk membeli bumbu.

    “Nabila, tolong temani adikmu dulu sebentar, ibu akan pergi ke pasar dulu”.

    Kata Ibu

    “Ya bu, aku akan menemani adik”. Jawab Nabila

    Ketika Ibu pulang dan aku tanya, “Kok sudah pulang bu”.

    Bumbu yang ibu cari tidak ada nak sudah habis “ Kata Ibu

    Ibu senang aku menemani adikku. Adikku dan aku senang sekali ibu sudah pulang.

    Ibu senang sekali dan bangga kepadaku karena aku mau membantu ibu untuk menjaga adik selama ibu pergi ke pasar.

    “Terima kasih nabila karena sudah membantu ibu menemani adikmu”. Kata Ibu

    “Sama-sama bu”. Jawab Nabila

    Ibuku adalah ibu yang baik dan cantik. Kata ibu aku dan adikku juga cantik.

    Aku sayang Ibu

    Aku dan adikku dan Ibuku selalu hidup bahagia.

    NABILA NUR ALHARISA [nurishaq88 @gmail.com]
    Edited by Kak Jito

  • Jissy Sang Penulis

    Sudah beberapa bulan ini, Jissy menulis kumpulan ceritanya yang sangat menarik. Namun, Jissy selalu saja malu untuk mengirimkan naskah ceritanya. Padahal, kakaknya, Jessie, yang juga seorang penulis, menyuruh Jissy untuk mengirimkan naskah-naskah ceritanya.

    Suatu hari, Jissy membuka sebuah website. Ternyata, itu adalah kumpulan cerita anak. Cerita itu bisa dikirimkan melalui e-mail. Jissy coba-coba aja kirim ceritanya ke website itu. Dia segera membuka e-mailnya. Lalu, ia mulai menulis cerita-nya itu. Setelah selesai, ia mengirimkannya ke e-mail yang ada di website yang tadi dibukanya.


    Seminggu kemudian, Jissy membuka website kumpulan cerita anak yang waktu itu. Betapa senangnya dia begitu mengetahui namanya tertampang jelas di website itu bersama judul ceritanya, “Memetik Buah.” Ahhhhh!

    Jissy langsung bilang-bilang pada Kak Jessie, Mama, dan Papa. Jissy senang …… banget! Kini, Jissy tidak malu lagi untuk mengirimkan ceritanya.


    15 tahun kemudian…
    Kini, Jissy sudah menjadi penulis profesional. Kira-kira, sudah 35 buku yang dibuat Jissy dan semuanya sudah terbit. Juga, dari 35 bukunya, ada 15 buku yang best seller International, 2 buku yang dijadikan film, dan 8 buku best seller. Sungguh hasil yang tak terbayangkan oleh Jissy.

    Fauziah Salsabila [fauziahsalsa @gmail.com]

  • Hantu di Genteng

    Jam 5 subuh Rara sudah bangun. Ia sholat di Masjid. Saat ia pulang, Yuyuk adeknya yang bernama Rara sedang sholat, saat Yuyuk selesai sholat ia berencana untuk menakut-nakuti Rara. Pada saat itu kak Vaya juga sudah bangun. Yuyuk berbisik dengan kak Vaya.

    Yuyuk berkata “kakak Vaya gimana kalau kita takut-takuti Kak Rara hihihi”

    “Boleh-boleh juga tapi kakak sholat dulu ya Oke” jawab kak Vaya sambil ketawa.

    Saat ini menunjukan jam 9 pagi

    “Asyik……. makan bola-bola tahu isi kentang bikinan ibuku” kata Yuyuk bangga

    Mereka menghabiskan waktu 2 jam untuk makan. Sesudah selesai makan Yuyuk dan kak Vaya masuk masuk kamar Yuyuk, lalu memakai baju putih tipis , wig panjang dan sendal jepit. Tidak lupa mereka berdandan seperti hantu.

    Tiba-tiba Kak Vaya naik ke atas genteng dan membunyikan suara drum yang sangat keras. Rara kaget lalu berteriak “ha..ha..ha..haaaaaaaaaaaaantu”

    Kak Vaya akhirnya membuka masker hitam lalu berkata “Rara ini kak Vaya” “Uuuhhhhhhhhhhh! kakak bikin Rara kaget aja” jawab Rara keras.

    Kini giliran Yuyuk yang manakuti-nakuti. Yuyuk pergi ke kolam ikan dimana Rara sedang duduk di tepi kolam.

    Rara duduk di tepi kolam, tiba- tiba ada titik putih yang mendekat

    “Hantuuuuuu………”Rara Ketakutan.

    “Kak ini Yuyuk….. ha ha ha (sambil tertawa )

    “Maaf ya kak, Yuyuk hanya bercanda” seru Yuyuk.

    Akhirnya keluarga ketiga saudara itu tertawa bahagia.

    Karangan : Rivanya Z.Y (Vanya)
    [rivanya.zahrashaumi @yahoo.co.id
    Edited by Kak Jito

  • Cita-citaku Dokter

    Sejak kecil aku sering merasa kasihan pada orang yang sedang sakit, tapi tidak pernah mendapatkan perawatan yang lebih baik. Itu disebabkan mereka tidak mampu membiayai.

    Aku ingin menolong mereka, aku ingi menjadi dokter. Aku harus belajar dengan giat untuk mencapai cita-citaku. Aku juga berdoa kepada Tuhan, semoga apa yang aku cita-citakan dapat tercapai.

    Ayah dan Ibuku selalu memberi dukungan agar aku tidak putus asa, apabila mendapatkan kesulitan. Mereka selalu berusaha membantu mencari jalan keluar apabila aku mengalami kesulitan.

    Cerita Anak: juara III lomba mengarang “Berkarya Melalui Internet” dng tema “Cita-citaku”

    “ Cita-citaku Dokter ”
    Karya : Anhesta
    Kelas 5
    SD Pleburan 4 Semarang
    Dikirim oleh Ponco Harsono